Sabtu, 08 Desember 2012

Macam-macam sistem operasi jaringan berbasis GUI


Macam-macam Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI

Macam-macam Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI
GUI atau Graphical User Interface merupakan sistem yang memungkinkan para pengguna untuk melakukan interaksi dengan komputer. GUI sendiri bukanlah sebuah sistem operasi, melainkan sebuah desain antar muka pada komputer Anda agar komputer yang Anda gunakan saat ini memiliki tampilan yang lebih atraktif dibandingkan dengan komputer beberapa dekade yang lalu.
Selama bertahun tahun teknologi GUI ini terus dikembangkan untuk keperluan sistem operasi seperti Windows, Macintosh, Linux, Symbian dan masih banyak lagi sistem operasi yang membutuhkan sistem GUI ini untuk membentuk sebuah tampilan antar muka yang menarik. Sistem operasi yang menggunakan GUI pertama adalah sistem operasi yang berasal dari Apple, yakni Macintosh. Setelah Macintosh, banyak penggiat atau developer dari developer yang mengikuti langkah dari Macintosh untuk mengadopsi sistem GUI ke dalam sistem operasinya.
Dalam tulisan kali ini, Paseban akan membahas tentang daftar sistem operasi jaringan berbasis GUI dan beberapa kemajuan yang signifikan dalam desain GUI serta tampilan antar muka pengguna berbasis grafik pada sistem operasi yang ada saat ini. Berikut daftar sistem yang menggunakan basis GUI.
Xerox 8010 Star (1981)
Ini adalah sistem pertama yang disebut sebagai komputer desktop yang terintegrasi penuh, termasuk aplikasi dan GUI dan dikenal sebagai “The Xerox Star”, kemudian berganti nama menjadi “Viewpoint” dan kemudian berganti lagi namanya menjadi “GlobalView”. Apple Lisa Office System 1 (dirilis pada 1983) Sistem dikenal sebagai Lisa OS, atau singkatan dari Office System. Sistem ini dikembangkan oleh Apple dengan maksud sebagai pemrosesan dokumen workstation. Sayangnya workstation ini tidak bertahan lama, Xerox mengalami kemunduran pada saat dikenalkan sistem operasi Apple Macintosh yang ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau. Ada beberapa tambahan untuk upgrade ke versi Lisa OS, Lisa OS 2 di tahun 1983 dan Lisa OS 7 / 7 3.1 pada tahun 1984, dan dapat di upgrade oleh sistem itu sendiri, tapi sistem ini belum memakai (GUI).
VisiCorp Visi On
VisiCorp pertama kali dikembangkan GUI desktop yang ditujukan untuk IBM PC. Sistem ini ditargetkan untuk perusahaan-perusahaan besar dan hadir dengan harga yang tentunya tinggi dan tidak bisa dimiliki oleh setiap orang secara pribadi. Sistem GUI ini memanfaatkan mouse dengan built-in installer serta tidak menggunakan ikon pada tampilannya. Inilah yang menjadi kekurangan sekaligus batu sandungan GUI jenis ini yang mengantarkan kegagalan dari sistem ini.
Mac OS System 1.0
Mac OS Sistem 1.0 adalah merupakan sistem operasi pertama yang dikembangkan GUI untuk Macintosh. Beberapa fitur ini merupakan dari sistem operasi modern, karena pada setiap jendela (window) sudah disertai dengan ikon. Pada setiap jendela dapat dipindahkan dengan mouse dan tak hanya terbatas pada jendela, file dan folder pun dapat disalin dengan hanya menyeret dan menempatkan atau yang sering kita kenal saat ini dengan istilah drag and drop ke lokasi atau target yang diinginkan pengguna. Konsep inilah yang diterapkan Apple pada Mac hingga sekarang yang sudah menjadi versi OSX Snow Leopard. Dan mungkin inilah yang membuat Mac dikatakan simple dibanding GUI jenis lain dan menjadi sistem operasi yang diklaim memiliki sistem GUI terbaik dibandingkan dengan sistem operasi yang lain.
Amiga Workbench 1.0
Ketika pertama kali dirilis, saat itu Amiga berada di urutan terdepan untuk sebuah sistem operasi, karena sistem GUI yang ditanamkan pada sistem operasi ini sudah memiliki fitur warna yang belum dimiliki GUI lain pada masanya. Meskipun hanya tersedia dalam empat warna yang diantaranya hitam, putih, biru, jingga. Selain telah memiliki warna, sistem operasi ini juga memiliki keunggulan lain, seperti kemampuan multitasking, dukungan suara stereo dan pengaturan pada ikon (selected dan unselected). Fitur-fitur inilah yang membuat GUI jenis ini populer pada masanya.
Windows 1.0x
Di tahun ini, Microsoft akhirnya berhasil mengejar posisi seluruh sistem operasi antarmuka dengan merilis Windows 1.0, pertama sistem operasi berbasis GUI. Sistem ini menampilkan 32 × 32 piksel ikon dan warna grafis. Fitur yang paling menarik lainnya adalah ikon animasi jam analog yang pada akhirnya fitur ini dihilangkan. Lalu fitur ini kembali dihidupkan di Windows Vista ( pada Gadget di Sidebar ) . Nama Windows sendiri dinamakan oleh salah satu pegawai Bill Gates yang memiliki arti jendela-jendela pengoperasian.
Windows 95
User interface benar-benar dirancang ulang sejak versi 3.x. Microsoft melakukan restorasi besar besaran pada sistem operasi ini. Dan perkembangan pada versi ini untuk pertama kalinya adalah dengan adanya Tombol Start yang terkenal saat itu.Ini merupakan salah satu kemajuan besar Microsoft mengenai sistem operasi itu sendiri dan serta tampilan GUI yang juga benar-benar berbeda.
Windows 98
Tidak ada yang berubah pada sistem operasi satu ini, dari bentuk ikon hingga Internet Explorer yang ditanamkan pada sistem operasi satu ini masih sama seperti apa yang tertanam pada Windows 95. Untuk GUI sendiri, Windows 98 ini sudah memiliki 256 warna.
GNOME 1.0
Desktop GNOME ini diutamakan untuk Red Hat Linux, kemudian dikembangkan lagi untuk distributor Linux lainnya juga.
Mac OS X
Pada awal tahun 2000, Apple mengumumkan sistem operasi dengan tampilan Aqua dan pada tahun 2001 perusahaan tersebut merilis sistem operasi baru yang disebut Mac OS X. Dengan ukuran ikon default 32 x 32 dan 48 x 48 yang dapat diubah menjadi 128 x 128 piksel anti-alias dan ikon semi-transparan. Banyak kritik ditujukan kepada Apple setelah merilis GUI ini. Tampaknya pengguna belum cukup siap oleh perubahan besar ini, tetapi para pengguna cukup cepat mengadopsi gaya baru GUI ini. Namun berkat inovasi inilah Mac OS disebut-sebut sebagai GUI tercantik kala itu dan sering tampil di televisi. Bahkan untuk film Block Buster pun juga memunculkan Mac ini kedalam filmnya.
Windows XP
Sejak sistem operasi dirilis, Microsoft cenderung sepenuhnya berkonsentrasi kepada GUI, tidak terkecuali Windows XP. Pada versi ini tampilan GUI Windows mengalami perubahan total dan skinnable, sehingga pengguna dapat mengubah seluruh tampilan GUI serta tampilan Ikon pun dapat di ubah secara otomatis. Berkat OS ini pula lah yang mendorong Microsoft menjadi Mayoritas OS di dunia. Terlebih dukungan vendor-vendor software yang cenderung hanya mengembangkan software-nya pada jenis ini dan jarang di kembangkan di Mac ataupun Linux sekalipun.
Windows Vista
Ini adalah respon Microsoft kepada para pesaingnya. Mereka juga cukup banyak penambahan fitur 3D dan animasi. Sejak Windows 98, Microsoft telah selalu berusaha meningkatkan kualitas pada desktop. Dengan Windows Vista, mereka merilis widget yang baik sebagai pengganti Active Desktop. Namun yang menjadi persoalan ialah software default Microsoft yang sengaja dibuat untuk mempercantik OS nya tersebut malah menjadi penyebab lambatnya sistem di Vista, misalnya tema-tema yang terdapat pada Vista.
Mac OS X Leopard
Dengan 6 generasi, sistem Mac OS X Apple, sekali lagi meningkatkan user interface, GUI merupakan sebuah dasar untuk versi Aqua seperti candy scroll dan grey platinum, serta warna biru. Dalam GUI yang baru ini terdapat fitur 3D yang terlihat jelas, 3D dock terbaru dan banyak lagi animasi interaktif lainnya yang mampu memanjakan mata penggunanya.
Mac OSx SnowLeopard
Mac OS X Snow Leopard merupakan sistem operasi keluaran terbaru yang memiliki tampilan GUI yang makin ditingkatkan. Beberapa fitur pun ditambahkan pada sistem operasi ini, seperti penambahan Stack yang membuat tampilan desktop ini terlihat lebih atraktif. Tidak hanya penambahan stack, bahkan scroll bar pada sistem operasi ini pun benar-benar berubah.
Windows 7
Windows 7 merupakan versi penerus dari Windows Vista yang juga menjadi pembaharu dari Vista sendiri. Tampilan GUI pada Windows 7 memang tidak jauh berbeda dengan Vista. Namun pihak Microsoft sendiri mengklaim bahwa Windows 7 memiliki 127 fitur baru yang diantaranya 27 perbaikan GUI dari versi yang sebelumnya.

MEMAHAMI SISTEM OPERASI JARINGAN GUI REDHAT LINUX 9


Memahami Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI Redhat Linux 9


Untuk dapat melakukan instalasi sistem operasi jaringan Redhat Linux 9 dengan baik dan benar diperlukan pemahaman yang baik akan kebutuhan sistem dan kondisi yang ada. Tanpa adanya pemahaman yang baik, implementasi sistem komputer dapat menjadi masalah yang serius di kemudian hari. Sistem operasi jaringan memegang peranan yang sangat vital dalam implementasi sistem berbasis komputer. Sistem operasi jaringan harus sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang ada.
Redhat Linux 9 merupakan salah satu varian dari Sistem Operasi Linux yang cukup populer di lingkungan pengembang softwareopen source.
Dengan mahalnya software dan sistem operasi Microsoft Windows, mendorong banyak pemakai komputer baik instansi, perusahaan maupun perkantoran untuk beralih ke Linux.
Redhat merupakan suatu perusahaan yang mengembangkan sistem operasi open source yang sudah lama mengembangkan Linux. Redhat 9 merupakan pengembangan dari versi Redhat sebelumnya yaitu versi 8, versi 7 dan versi-versi sebelumnya.
2) Kebutuhan Hardware
Pada awal perkembangannya Linux dapat berjalan pada mesin komputer ISA, EISA, VESA Local Bus atau PCI 80836, 80486 dengan spesifikasi hardware pada jaman itu yang masih sangat minim. Linux sebenarnya tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang besar. Namun perkembangan dunia hardware juga tidak menjadikan Linux sebagai sistem operasi ketinggalan jalan. Dengan konsep open source para pengembang Linux terus mengembangkan sistem operasi ini mengikuti perkembangan jaman.
Redhat 9 memberikan spesifikasi hardware minimal yang dibutuhkan agar sistem dapat berjalan dengan baik. Spsesifikasi tersebut adalah sebagai berikut :
Prosesor   : Pentium I 200 (untuk mode text)
            Pentium II 400 (untuk mode grafik)
            Rekomendasi Pentium III 600 MB ke atas
Hard disk  : 475 MB (Untuk custom installation)
            850 MB (Untuk Server)
            1,7 GB (Untuk Personal Desktop)
            2,1 GB (Untuk Workstation)
            Rekomendasi 10 GB ke atas
Memory   : 64 MB (untuk mode text)
            128 MB (Untuk mode grafik)
            Rekomendasi 192 MB agar berjalan dengan baik
Sebelum memulai instalasi Redhat Linux 9, perlu diketahui bahwa sistem operasi Redhat Linux berbeda dengan sistem operasi Microsoft Windows. Redhat Linux membutuhkan partisi hard disk minimal menjadi 2 bagian yaitu sebagai /root dan swap. Besarnya nilai partisi dari /root dan swap dapat diatur sesuai kebutuhan. Swap merupakan penyimpanan data sementara selama proses berlangsung hampir mirip dengan virtual memory di Windows. Linux dapat mempunyai partisi lain seperti /usr, /boot dan /var.
3) Metode Instalasi
Hal yang perlu dipahami oleh orang yang akan melakukan instalasi sistem operasi yaitu bagaimana mendapatkan masternya. Master sistem operasi yang akan diinstal ke komputer biasanya disimpan dalam media penyimpanan elektronis seperti floppy disk atau disket, CD-ROM, DVD-ROM, Flash Disk, PCMCIA, Hard disk, DVD-ROM dan media penyimpanan elektronis lainnya.
Untuk melakukan instalasi sistem operasi diperlukan master sistem operasi yang tersimpan dalam media penyimpanan elektronis. Ada beberapa media penyimpan file yang digunakan untuk menyimpan master file sistem operasi jaringan. Beberapa sistem operasi menyediakan pilihan bagaimana melakukan instalasi sistem operasi berdasarkan letak dimana file master sistem operasi disimpan.
Metode instalasi berdasarkan letak file sistem operasi disimpan yaitu :
a)        CD-ROM
Metode instalasi sistem operasi yang paling banyak digunakan adalah dengan CD-ROM. Hal ini disebabkan karena CD-ROM merupakan media penyimpanan yang handal, berkapasitas besar (700 MB), tahan lama, murah dan fleksibel untuk dibawa kemana-kemana.
CD-ROM sering kali digunakan untuk menyimpan file atau data elektronis. Banyaksoftware, Film, Musik dan data-data lainnya didistribusikan dalam bentuk CD-ROM
b)       Hard Disk
Instalasi sistem operasi dapat juga dilakukan melalui hard disk yang telah berisi master sistem operasi. Hard disk merupakan media penyimpanan yang harus dimiliki oleh komputer dewasa ini. Tanpa hard disk komputer tidak dapat berfungsi karena sistem operasi sekarang ini harus diinstalasi ke hard disk, demikian juga dengan software, film dan musik dapat disimpan dalam hard disk. Dengan kemajuan teknologi hard diskdewasa ini memiliki kapasitas yang sangat besar (200 GB atau lebih) dengan harga yang cukup murah.
c)        NFS Image
Instalasi sistem operasi jaringan (Linux Redhat) dapat dilakukan melalui NFS Server. Untuk instalasi dengan NFS Server ini dibutuhkan network atau PCMCIA boot disket (bootnet.img).
 
Gambar 1. Proses Instalasi Melalui NFS Server
d)        FTP
Instalasi sistem operasi Linux Redhat 9 dapat dilakukan melalui FTP Server. Untuk instalasi dengan FTP ini dibutuhkan network atau PCMCIA boot disket (bootnet.img). Proses instalasi melalui FTP memerlukan akses jaringan sehingga jarang dilakukan karena distribusi sistem operasi dengan media lain mudah didapatkan.
 
Gambar 2. Tampilan Instalasi Redhat dengan FTP.
e)        HTTP
Instalasi sistem operasi Linux Redhat 9 dapat dilakukan melalui HTTP Server. Untuk instalasi dengan HTTP ini dibutuhkan network atau PCMCIA boot disket (bootnet.img).  sama seperti pada FTP proses instalasi akan berjalan lambat jika jaringan komputer tidak baik.

Gambar 3. Tampilan Instalasi Redhat dengan HTTP.

a.    Rangkuman 2
1)        Redhat Linux 9 merupakan salah satu dari sistem operasi jaringan berbasis GUI yang banyak digunakan karena bersifat free.
2)        Untuk melakukan instalasi sistem operasi komputer jaringan Redhat Linux 9 diperlukan spesifikasi hardware minimal sebagai berikut :.
Prosesor     : Pentium I 200 (untuk mode text)
                Pentium II 400 (untuk mode grafik)
                Rekomendasi Pentium III 600 MB ke atas
Hard disk    : 475 MB (Untuk custom installation)
                850 MB (Untuk Server)
                1,7 GB (Untuk Personal Desktop)
                2,1 GB (Untuk Workstation)
                Rekomendasi 10 GB ke atas
Memory      : 64 MB (untuk mode text)
                128 MB (Untuk mode grafik)
                Rekomendasi 192 MB agar berjalan dengan baik
3)        Master sistem operasi komputer biasanya disimpan dalam media penyimpanan elektronis seperti Floppy Disk, PCMCIA, Flash Disk, CD-ROM, DVD-ROM, Hard disk dan media penyimpanan elektronik lainnya.
4)        Beberapa sistem operasi menyediakan beberapa pilihan metode instalasi sistem operasi komputer berdasarkan letak dimana master sistem operasi disimpan yaitu :
·               Dari CD-ROM
·               Dari Hard disk
·               Dari NFS Server
·               Dari FTP Server
·               Dari HTTP Sever

Kamis, 06 Desember 2012

Beberapa contoh setting jaringan pada OS Windows 7


Cara Setting Jaringan Workgroup Di Windows 7

guilinux

Cara Setting Jaringan Workgroup Di Windows 7


 Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan :

Pertama klik kanan pada gambar icon network yang ada pada taskbar dibawah seperti gambar ini.
Lalu klik “Open Network and Sharing Center”.
Kemudian pilih “Change adapter setting”.
Setelah memilih Change adapter setting, lalu klik kanan pada Local Area Connection kemudian pilih Properties.
Setelah masuk ke Local Area Connection Properties, kemudian klik 2 kali pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).
Berikutnya masukkan IP address, Subnet mask dan Default gateway sesuai yang sudah ditentukan. Masukkan juga Preferred DNS server dan Alternative DNS server yang sudah ditentukan.
Selanjutnya klik Start Menu, kemudian klik kanan pada My Computer lalu pilih Properties.
Lalu klik Change setting untuk masuk ke System Properties My Computer.
Setelah masuk ke System Properties, kemudian klik Change untuk merubah nama computer dan workgroupnya.
Kemudian ubahlah nama workgroupnya disini lughot mencontohkan memberi nama menjadi CISITU (isi terserah sobat). Jika komputer ingin saling terkoneksi, maka komputer yang lain pun harus mengubah nama sama workgroupnya menjadi CISITU.
Kemudian akan keluar sebuah validasi yang menandakan bahwa kita sudah berhasil mengubah nama workgroupnya, lalu klik OK. Contohnya seperti gambar di bawah ini.
Setelah anda memilih OK, lalu akan keluar sebuah validasi lagi yang dimana kita harus merestart komputer untuk menyimpan semua pengaturan yang tadi sudah lakukan sebelumnya.
Klik Close untuk melanjutkan ke proses berikutnya.
Kemudian akan keluar lagi sebuah validasi yang mengharuskan kita untuk merestart komputer agar tidak terjadi kesalahan kembali. Lalu klik “Restart Now” agar komputer merestart dan memulai pengaturan baru yang sudah kita lakukan sebelumnya.


Cara Mudah Membuat Jaringan Wi-Fi dengan 

Windows 7


Silahkan download terlebih dahulu aplikasi Connectify di sini http://www.connectify.me/

1. Klik langsung pada aplikasi Connectifity yang sudah kita download tadi, lalu mengklik tombol ‘I Agree’  untuk melanjutkan instalasi.
2. Di bagian ini, Anda boleh centang bagian Install RealPlayer kalau ingin menginstall aplikasi player multimedia tersebut, tapi kalaupun tidak, jangan mencentang bagian itu. Untuk melanjutkan instalasi, klik ‘Install’.
3. Tunggu beberapa menit untuk menyelesaikan proses instalasi.
4. Jika muncul notifikasi ‘Would you like to install this device software?’ jangan ragu untuk mengklik ‘Install’.
5. Klik ‘Finish’ untuk menyelesaikan instalasi Connectifity. Untuk melanjutkan konfigurasi jaringan Wi-Fi pastikan Anda telah mencentang ‘Run Connectifity’ sebelum mengklik ‘Finish’.
6. Selanjutnya akan muncul jendela Welcome Screen seperti di bawah ini. Jangan lupa untuk mengklik tombol ‘Next’.
7. Nah, untuk mengkonfigurasi jaringan virtual Wi-Fi Anda, pertama-tama yang harus dilakukan adalah mengetikkan Network Name atau nama dari jaringan Wi-Fi Anda nantinya. Bagian ini tidak boleh kosong dan harus diisi dengan huruf tidak lebih dari 32 karakter.
8. Agar jaringan Wi-Fi Anda tidak sembarangan diakses oleh orang yang tidak dikenal, jangan lupa untuk mengisi bagian password, sehingga nantinya jaringan Wi-Fi pribadi Anda ini hanya bisa diakses oleh orang yang sudah Anda beri aksesnya. Dianjurkan password diisi dengan 8 sampai 63 karakter agar tidak mudah ditebak.
9. Selanjutnya kita akan masuk ke bagian pemilihan Shared Connection. Di bagian ini, Anda bisa memilih apakah jaringan yang ingin Anda share sebagai jaringalau Anda sudah terhubung dengan modem maka akan muncul di sini), atau jaringan Wi-Fi milik orang lain. Kalaupun Anda hanya ingin bermain game LAN, tapi tidak punya jaringan LAN, Anda bisa memilih No Internet Sharing, sehingga Anda tidak share jaringan Wi-Fi melainkan membuat LAN virtual. Rekomendasi pilihan Shared Connection tergantung dari jaringan yang konek dengan komputer ataupun laptop Anda. Sebagai contoh : misalnya Anda terhubung dengan jaringan LAN, maka pilihlah Local Area Connection.n virtual Anda asalnya dari LAN, modem GSM / CDMA (di bagian screenshot tidak muncul pilihan, tapi kalau Anda sudah terhubung dengan modem maka akan muncul di sini), atau jaringan Wi-Fi milik orang lain. Kalaupun Anda hanya ingin bermain game LAN, tapi tidak punya jaringan LAN, Anda bisa memilih No Internet Sharing, sehingga Anda tidak share jaringan Wi-Fi melainkan membuat LAN virtual. Rekomendasi pilihan Shared Connection tergantung dari jaringan yang konek dengan komputer ataupun laptop Anda. Sebagai contoh : misalnya Anda terhubung dengan jaringan LAN, maka pilihlah Local Area Connection
10. Sedikit tips untuk Anda yang sedang berada di tempat umum seperti kafe, bila Anda hanya boleh konek Wi-Fi dengan batasan 1 login per orang, maka gunakan saja aplikasi ini cukup 1 orang saja yang terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi kafe tersebut, lalu share dengan teman-teman Anda menggunakan aplikasi ini.
11. Nantinya akan muncul icon baru di bagian taskbar Anda, silahkan klik kanan pada icon tersebut, pilih Options lalu pilih ‘Always Show A-Hoc Mode’ untuk memunculkan mode Ad-Hoc.
12. Nah, klik icon Connectifity, untuk memunculkan jendela status jaringan Wi-Fi pribadi Anda.

Pengertian sistem operasi Jaringan


pengertian sistem operasi

Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
Sistem Operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.
Contoh-contoh dari Sistem operasi Komputer misalnya adalah Windows, Linux, MacOS, dan lain lain

PENGERTIAN SISTEM OPERASI JARINGAN

Sistem Operasi Jaringan adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya.

Biodata ^.^

Nama           : Lina Sutra
Kelas            : XI TKJ 3
No.Abs         : 15
Sekolah         : SMK N 2 BAWANG
Alamat          : Kaliwinasuh RT.01/10 Kec.Purwareja klampok Kab.Banjarnegara